Ketika argumentasi berakhir dengan perselisihan dan pertengkaran, sebagai bentuk hubungan teman. itu adalah suatu ujian penting bagi kelanjutan sebuah pertemanan.
Sudah sering kukatakan bahwa bagiku ada 3 tingkatan dalam pergaulan
1. Tingkatan dasar, teman (rekan kerja, teman sekolah, teman lama, kolega, dsb).
Hubungan ini umum sekali, yang penting kita kenal sepintas. dan sering berkomunikasi. maka kita sudah menganggap bahwa itu teman kita. biasanya ini dibarengi dengan suatu kebutuhan/motivasi untuk mencari keuntungan pribadi (termasuk hanya berteman, itu dasarnya adalah motivasi kita supaya kita tidak kesepian.)
2. Teman baik,
Hubungan ini lebih dalam lagi, sudah lebih dari sekadar teman. mereka adalah orang2 yang paling tidak sudah kita tahu sifat dan latar belakangnya. dan juga sebaliknya. kita sudah tidak hanya melakukan hal manis2 saja dalam hubungan ini, tapi mungkin juga sudah pernah bertengkar. tapi bisa melewati masa itu. belum tentu teman baik itu ada saat kita susah dan sebaliknya, tapi kita sudah tahu batas masing2. dan tahu bagaimana bertindak terhadap teman kita.
masih ada kerahasiaan, dan mungkin kita juga masih belum terlalu mengetahi sisi lain mereka. tapi intinya kita sudah bisa menerima mereka apa adanya, dan tahu cara bersikap. itulah teman baik.
3. Sahabat, inilah tingkatan tersulit.
Lebih dalam lagi dari teman baik, asam-pahitnya sudah kita alami. sudah bertengkar, pernah berdebat, pernah saling bercanda, berbagi tawa, mencari sensasi dalam setiap tindakan yang menurut kita hebat.
tapi sahabat lebih lagi. dia adalah seorang yang mau mendengarkan, dia tahu apa masalah kita. dan kadang memberi solusi, atau juga diam, tergantung pendapat dia apa yang terbaik buat kita.
dia adalah yang sudah menghabiskan waktu bersama kita cukup lama, berbagi suka dan duka bersama. dia susah kita ada, dan sebaliknya (meski tidak ada niat untuk mengharapkan bahwa harus selalu ada, keberadaan kita adalah kehendak bebas).
Dia tahu sifat kita, dan juga sebaliknya. masih ada kerahasiaan tapi sedikit sekali. Kita tahu bagaimana menjaga sikap dan bagaimana menjaga nama sahabat kita.
Selalu berusaha perhatian pada apapun yang istimewa bagi kita (baik dan buruk). tidak ada niat pengkhianatan dalam bentuk apapun, dan selalu berusaha saling menjaga.dan yang penting kita sudah memasuki daerah setia kawan, tanpa syarat apapun.seandainya diperlukan, mungkin kita siap mati bagi sahabat kita.
===
nah pertengkaran, adalah ujian penting antara teman dan teman baik. bila kita bertengkar dg teman hanya ada 2 kemungkinan. bila berhasil, kita sudah menjadi teman baik. bila tidak bisa jadi kita bermusuhan atau paling baik adalah kita menganggpa bahwa dia orang biasa.
sakit hati itu adalah hal yang wajar. apabila kita disakiti oleh orang lain, wajar bila kita marah dan juga sebaliknya. tapi yang penting adalah sikap menanggapi kemarahan itu.
Dalam hal2 tertentu kita memang tidak bisa mengalah lagi, tapi bila mungkin kekuatan memaafkan dan melupakan adalah yang terindah di dunia ini. 2 kata itu bisa langsung memutuskan lingkaran setan dendam.
emosi memang selalu berperan dalam pertemanan, tidak ada kata lain. tapi emosi yang negatif hendaknya lebih sedikit berperan.
Semoga pertengakaran antar 2 teman bisa dilalui dengan baik..
010605 martinus
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar