Kamis, Desember 16, 2004

0003. broken heart, versi buat yang di jakarta

Hmmhh, aku ngalamin broken heart i think..

Sekitar bulan lalu, kenal ama gadis namanya yenny..
i don't need to tell much about her..
(but she macth with my type bro..)..

aku langsung aza sebenarnya niat untuk pendekatan, dengan joshua side of course..
tapi salahnya, aku martinus sudah mengalami yang namanya "fall in love" duluan(joshua:puehhh)..
akibatnya bisa ditebak, martinus diam 1000000 bahasa, dan joshua can't do anything..

sebenarnya sudah dibuat pendekatan secara sistematis dan standar, tapi celakanya yang aku hadapi ini speciesnya beda..
dan belum ada di ensiklopedianya joshua.

ditambah pula, seakan akan dia nggak memberiku jalan. tidak ada kesempatan untuk mengenalnya lebih jauh. apalagi to say something.

yah, apa boleh buat, dia akhirnya jadian dg diki. yang kupikir sudah lama mendekati dia. celakanya lagi pas jadian, dia ada di depan gw.hmmhh..

nggak ada yang perlu diomongkan lebih jauh lagi, aku kalah..looseer..
lagipula kupikir aku nggak gunanya buat dia..

(
joshua say: akhirnya loe sadar bahwa kita ini jelek, gak cool, gak keren, dan nggak macho blas...
jadi langkah terakhir yang harus kita lakukan adalah :
1. kerja yang bener, supaya jadi kaya..
2.lupakan klo kita jelek, nggak coll, dsb
3. cari ce yang buta matanya, tapi hatinya terbuka..
:)
)

yah..aku sadar. dan tinggal 1 hal yang harus aku lakukan, membuang dan memendam "that feelings". semoga tidak terlalu susah.
(josh say: kenyataanya memang susah..)

Kamis, September 16, 2004

0002. Aku Jatuh cinta???

Martinus :
* Ahh..kenapa ya aku ini? kemarin abis dari bandung, rasanya aku kagum sama seorang cewek. tapi kagumku ini agak lain. Aku merasa bahwa dia mempunyai sesuatu yang spesial. yang bisa bikin aku serasa di lempar ke laut sambil di lempar batu. campur aduk rasanya. gw jadi agak ngaco hari ini, aneh rasanya. aku pernah ngalamin ini sekali dulu pas smp, tapi itu dulu. dan ada yang beda dg yang satu ini. entahlah...

Joshua :
- Shitt..aku nggak tahu apa yang terjadi sama martin, tapi yang jelas aku kena imbasnya. aku nggak bisa game dg lancar, pikiranku jadi nggak jelas. Sial, apa sih hebatnya cewek itu. aku punya 100 yang lebih baik dari tiu, tapi entahlah..

Kamis, September 09, 2004

0001. My Birth Story

Aku, Martinus, Lahir di hari minggu pagi yang sunyi....cieleeee di tuban..suatu kota yang sangat jauh..di tanggal 25 maret 1984..Aku lahir..dengan sehat, montok, dan menjengkelkan..hehehehe
Joshua, belum ada saat itu, hanya aku sendiri saat itu..aku tumbuh dengan lingkungan yang tersendiri..jauh dari para tetangga..bukan karena rumahku elit..melainkan karena rumahku terletak di tengah sawah...(busyet dah..klo banjir)..
pada 1986..adikku lahir, dia ini calon musuh dan temen baruku hehehe..ya nggak sis??mulai dari lahir ampe skr..kmi musti bertengkar..klo nggak..bisa mati kita..but..we are the best ...kami selalu kompak kan...
akibat dari lingkungan yang tersendiri, gw jadi lebih kaku, tidak bisa bergaul dg baik (kadang efeknya masih terasa), lebih cepat dewasa, karena pelampiasku hanya satu..buku. semua buku abis kubaca.
jadila, aku punya sedikit teman, tapi setia hingga saat ini (mereka sahabat sejatiku), jun dan anton. moga2 kalian selalu sehat my prend.
aku tidak biasa bergaul dg lawan jenis, hingga saat ini pun aku masih mengalami kesulitan. aku cowok normal,hanya terlalu pemalu menurutku.
aku mulai bisa merubah diriku, saat masuk smk telkom. lingkungan disana menuntutku berubah banyak. aku lebih supel, dan bisa menghargai orang, lebih menghargai persahabatan, dan mencoba tak pernah ingkar janji. apalagi aku mulai mengikuti seni bela diri, semua menuntt sikapku yang ksatria.
disana, aku mendapat 3 teman sejati menurutku, ignatius, novi dan gen. helo btorher..
saat lulus, aku langsung kebatam..disana..joshua mulai lahir (dg sedikit perbedaan kepribadian).disana, joshua mulai menemaniku..dia, agresif, too open, suka mengambil resiko, tidak terlalu jujur, hanya mementingkan keuntungan kami. untungnya aku masih bisa mengimbanginya..
dan kini, kami berdua ada di jakarta, batavia... bersiap mewujudkan mimpi kami.