Senin, April 25, 2005

0011. cinta itu pasrah menerima atau memperjuangkan??

sampai sekarang aku jadi bingung, seharusnya definisi cinta (terhadap lawan jenis/sexual) yang baik atau umum itu adalah "suatu keadaan dimana kita ingin memberi atau berkorban terhadap seseorang yang kita sukai tanpa ada kehendak untuk mendapat balasan". Definisinya kurang lebih begitu.

Tapi kita juga memiliki ego bukan? ego yang berharap bahwa dia yang kita cintai juga mencintai kita. Nah, katakan ada kondisi dimana cinta seperti menjadi segitiga.

Kita mencintai seseorang, dan dia juga mencintai orang lain bukan kita. Dia tahu bahwa kita cinta dia, dan mungkin dia juga memiliki rasa sayang kepada kita. tapi dia masih berat sebelah kepada yang lain. Cerita klasik bukan?

Menurut kita, baikkah yang mana? (Kondisi dimana kita sudah mengalami cinta mati)

1. Kita pasrah saja, biarkan seperti air mengalir. Kita tunjukkan bahwa kita sayang dia tanpa memaksa sama sekali. Kesannya akhirnya jadi cool kan. Memang dampaknya kita gak akan capek hati meski agak sedih. Tapi buatku, kesannya kita tanpa ada perjuangan. The looser..

2. Kita berjuang, sepenuh tenaga. berusaha untuk menunjukkan bahwa kita pantas untuk dicintai. Kita melakukan apapun yang diperlukan hingga tanpa ada resources sama sekali. Berubah 120%. Mencapai apapun yang menurut kita adalah perfect. Tapi bila kita sudah mencapai tahap yang kita sudah kehabisan tenaga, Dia masih tidak mencintai kita. apa salah kita?. Capek hati kan? Kesannya kita memaksa and the looser..

Adakah cara lain, cara tengah mungkin..???

inspired by brownies..

Jakarta, 250405

Tidak ada komentar: