Jujur saja, bila kmu kebetulan haus saat di bis kota dan tiba2 ada orang kumal, lecek, dekil atau siapapun juga tiba2 menawari kmu minuman, do u accept it?
mengapa pikiran kita yang boleh dikatakan pikiran orang kota atau yang bisa dibilang maju, modern selalu complicated?
Tidak disangkal, dengan warna kehidupan yang seperti rimba di jakarta. Kita akan selalu didorong untuk berpikir negative ato "waspada".
dan akhirnya implikasinya kita selalu berpikir curiga, berpikir dan berpikir (bercabang, berteori konspirasi, dsb).
Setiap ada orang yang menyumbang, ato katakan negara maju menyumbang. kita curiga.
ada pejabat melakukan sesuatu yang sebenarnya cukup progresif, kita curiga.
hingga, ya tadi itu, ada orang dekil, lecek nawarin kita minuman dengan senyum, kita curiga (dan tentu pula, kita dg senyum menolaknya meski kita haus habis2 an).
Lebih lucu lagi, bila katakan ada orang yang benar menipu salah satu dari kita dg trik itu (dan di jakarta pasti ada, dan itu yang menyebabkan kita curiga). kita bilang mereka lugu (ntah dalam arti sebenarnya ato tidak).
inspired by tv show "tolong!!" (production by sctv)
mind 020205 by josh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar